Dasar G-code untuk Operator CNC Pemula
Panduan dasar membaca G-code: struktur baris program, kode G dan M yang umum, koordinat absolut dan inkremental, serta kesalahan pemula yang perlu dihindari.
Hampir semua mesin CNC, baik router, milling, plasma, maupun laser, dijalankan dengan program berisi G-code. Operator tidak harus bisa menulis program panjang dari nol, tetapi harus bisa membacanya. Dengan begitu Anda bisa memeriksa program sebelum dijalankan, menemukan kesalahan, dan melakukan perubahan kecil langsung di mesin.
Struktur dasar sebuah baris program
Program G-code adalah daftar baris, dan setiap baris berisi satu atau beberapa perintah (block). Contohnya:
N20 G01 X50.0 Y25.0 F<feed>
- N20: nomor baris (opsional, hanya penanda).
- G01: kode G, yaitu perintah gerakan atau mode kerja.
- X50.0 Y25.0: koordinat tujuan pada sumbu X dan Y.
- F: kecepatan pemakanan (feed). Nilainya bergantung pada bahan, pahat, dan mesin Anda.
Kode M mengatur fungsi mesin, bukan gerakan. Tanda kurung atau titik koma biasanya dipakai untuk komentar, tergantung kontrolernya.
Kode yang paling sering dijumpai
| Kode | Fungsi umum |
|---|---|
| G00 | Gerak cepat tanpa memotong (rapid) |
| G01 | Gerak lurus sambil memotong dengan kecepatan F |
| G02 / G03 | Busur searah / berlawanan arah jarum jam |
| G17 | Memilih bidang kerja XY |
| G20 / G21 | Satuan inci / milimeter |
| G90 / G91 | Koordinat absolut / inkremental |
| G54 dan seterusnya | Memilih koordinat kerja (work offset) |
| M03 / M05 | Spindle hidup / mati |
| M08 / M09 | Pendingin hidup / mati |
| M30 | Program selesai, kembali ke awal |
Daftar ini sifatnya umum. Kontroler berbeda bisa memberi arti sedikit berbeda atau menambah kode sendiri, jadi selalu cocokkan dengan manual kontroler mesin Anda. Mesin plasma dan laser juga punya kode M sendiri untuk menyalakan sumber potong.
Absolut dan inkremental
Ini sumber salah paham paling sering di kalangan pemula.
- Pada G90 (absolut), koordinat selalu diukur dari titik nol kerja.
X50berarti "pergi ke posisi X = 50". - Pada G91 (inkremental), koordinat diukur dari posisi saat ini.
X50berarti "geser 50 dari tempat sekarang".
Program yang sama bisa menghasilkan potongan yang sama sekali berbeda bila mode ini tertukar. Biasakan memastikan mode terpasang di awal program, bukan mengandalkan sisa mode dari program sebelumnya.
Kerangka program sederhana
Berikut contoh kerangka untuk memotong profil persegi. Angkanya hanya permisalan untuk memperlihatkan alur, bukan parameter potong yang bisa langsung dipakai.
G21 G90 G17
G54
M03 S<rpm>
G00 X0 Y0 Z<aman>
G00 X10 Y10
G01 Z<dalam potong> F<feed Z>
G01 X60 Y10 F<feed>
G01 X60 Y40
G01 X10 Y40
G01 X10 Y10
G00 Z<aman>
M05
M30
Urutannya selalu mirip: tetapkan satuan dan mode, pilih koordinat kerja, nyalakan spindle, naik ke ketinggian aman, bergerak ke posisi awal, turun memotong, jalankan jalur, naik kembali, lalu matikan spindle dan akhiri program.
Langkah memeriksa program sebelum dijalankan
- Baca bagian awal. Pastikan satuan (G21 atau G20) dan mode (G90 atau G91) sesuai harapan.
- Cek koordinat kerja. Pastikan titik nol yang dipasang di mesin sama dengan yang diasumsikan program.
- Periksa ketinggian aman. Setiap perpindahan rapid (G00) harus terjadi di atas bahan dan penjepit.
- Jalankan tanpa bahan (dry run) atau dengan sumbu Z diangkat, sambil mengamati jalur di layar atau simulasi.
- Jalankan per baris (single block) pada bagian yang baru, dan siapkan tombol berhenti darurat.
- Turunkan override kecepatan saat percobaan pertama, lalu naikkan perlahan.
Kesalahan yang sering terjadi
- Salah satuan. Program berisi milimeter dijalankan pada mode inci, atau sebaliknya. Gerakannya jauh melenceng dari rencana.
- Gerak rapid menabrak. G00 dipakai di ketinggian yang terlalu rendah sehingga mata pahat menyeret bahan atau penjepit.
- Titik nol keliru. Koordinat kerja tidak diperbarui setelah bahan dipasang ulang.
- Mengubah nilai tanpa mengerti dampaknya. Mengganti F atau S sembarangan bisa merusak pahat dan hasil potong. Rujuk rekomendasi pembuat pahat dan manual mesin.
- Memakai program dari mesin lain tanpa menyesuaikan. Setiap kontroler punya dialek dan kebiasaannya sendiri.
Dari mana G-code berasal
Jarang ada operator yang mengetik semuanya manual. Umumnya gambar dibuat di perangkat lunak desain, lalu diubah oleh perangkat lunak CAM menjadi G-code. Karena itu kemampuan membaca hasilnya tetap penting: Anda yang berdiri di depan mesin, dan Anda yang pertama menyadari bila ada baris yang janggal. Untuk pemilihan mata pisau pada router, lihat Cara Memilih Mata Router untuk Kayu, Akrilik, dan ACP, dan untuk kebiasaan harian yang menjaga mesin tetap akurat, baca Perawatan Harian Mesin CNC Router agar Tetap Presisi.
Penutup
Latihan terbaik adalah membuka program yang sudah berjalan baik, lalu membacanya baris demi baris dan mencocokkannya dengan gerakan mesin. Dalam beberapa hari, pola G00, G01, dan M-code akan terasa akrab.
Jika bengkel Anda berencana menambah kapasitas, Mikron merakit CNC Router tiga sumbu dan CNC Milling tiga sumbu dengan area kerja yang menyesuaikan kebutuhan. Hubungi kami untuk konsultasi.