Apa Itu Oval dan Tirus pada Silinder Mesin?
Pengertian oval dan tirus pada silinder mesin, penyebabnya, cara mengukurnya dengan bore gauge, serta kapan silinder cukup di-honing atau harus dikorter.
Oval dan tirus adalah dua bentuk keausan yang paling sering ditemukan pada lubang silinder blok mesin. Keduanya berarti lubang silinder sudah tidak lagi bulat dan lurus seperti saat baru, sehingga ring piston tidak bisa rapat di seluruh keliling dan seluruh langkahnya.
Definisi
- Oval (out of round): penampang lubang tidak bulat. Diameter di satu arah lebih besar daripada diameter di arah tegak lurusnya, pada kedalaman yang sama. Ukurannya adalah selisih kedua diameter itu.
- Tirus (taper): diameter lubang berubah sepanjang kedalaman. Umumnya bagian atas lebih besar daripada bagian bawah. Ukurannya adalah selisih diameter di atas dan di bawah, pada arah ukur yang sama.
Bayangkan lubang yang seharusnya berbentuk tabung lurus. Tirus membuatnya mirip corong, oval membuat penampangnya mirip telur.
Kenapa penting
Piston dan ring dirancang untuk bergerak dalam lubang yang bulat dan lurus. Bila lubang oval atau tirus, ring tidak menempel merata pada dinding. Akibatnya bisa berupa tekanan kompresi yang bocor, oli ikut naik ke ruang bakar, tenaga turun, dan keausan yang makin cepat. Ring baru yang dipasang pada silinder oval atau tirus tidak akan menyelesaikan masalah, karena bentuk lubangnya tetap salah.
Penyebab umum
- Gaya samping piston. Piston menekan dinding silinder ke satu sisi saat bergerak, sehingga sisi itu lebih cepat aus dan terbentuk oval.
- Bagian atas lebih cepat aus. Di sana tekanan dan suhu paling tinggi, dan ring berhenti lalu berbalik arah. Inilah asal bentuk tirus.
- Pelumasan buruk atau kotoran. Oli yang kotor, filter udara yang bocor, atau pelumasan yang kurang mempercepat keausan.
- Pemasangan atau pengerjaan sebelumnya. Blok yang tidak dikencangkan merata atau dikerjakan dengan posisi tidak sejajar juga bisa menghasilkan lubang yang tidak bulat.
Contoh di bengkel
Seorang mekanik membongkar mesin yang boros oli. Ia mengukur satu silinder dengan bore gauge di bagian atas, tengah, dan bawah, masing-masing dalam dua arah. Bila angka di atas lebih besar daripada di bawah, silinder tirus. Bila dua arah di kedalaman yang sama berbeda, silinder oval. Langkah pengukurannya dibahas di artikel Cara Membaca Bore Gauge untuk Mengukur Keausan Silinder.
Honing atau korter?
Batas oval dan tirus yang masih boleh dipakai berbeda untuk tiap jenis mesin, jadi rujuk manual servis atau rekomendasi pabrikan mesin yang dikerjakan. Secara umum:
- Bila keausan masih dalam batas, silinder cukup di-honing untuk memperbaiki permukaan, lalu dipasang ring baru. Lihat Apa Itu Honing Blok Mesin.
- Bila oval atau tirus melewati batas, silinder perlu dikorter ke ukuran oversize agar kembali bulat dan lurus, lalu di-honing. Urutannya ada di Korter vs Honing.
Honing tidak dirancang untuk membuang banyak material, jadi tidak bisa diandalkan untuk memperbaiki oval atau tirus yang sudah parah.
Ringkasnya
Oval adalah lubang yang tidak bulat, tirus adalah lubang yang tidak lurus. Keduanya hanya bisa diketahui lewat pengukuran di beberapa kedalaman dan dua arah, dan keputusan perbaikannya harus berpatokan pada batas di manual servis.
Bila bengkel Anda ingin mengerjakan perbaikan silinder sendiri, Mikron merancang dan merakit mesin korter dan mesin honing dengan ukuran yang bisa disesuaikan. Hubungi kami untuk konsultasi.